Persipan untuk Belajar Cyber Security
Cyber Security (Keamanan Siber) adalah praktik melindungi
sistem, jaringan, perangkat keras, dan data dari serangan digital, pencurian,
atau akses tidak sah.
1.
Dasar-dasar komputer (wajib)
- Cara kerja komputer
- Sistem operasi Windows dan Linux
- Struktur file
- Command Line (CMD, PowerShell, Bash)
Target:
- Lancar menggunakan Linux (Ubuntu atau Kali Linux)
- Menguasai terminal Linux
2.
Dasar jaringan komputer
Materi yang harus dipahami:
- TCP/IP
- HTTP dan HTTPS
- DNS
- DHCP
- FTP
- SMTP
- SSH
- Port dan Socket
- Firewall
Pahami juga:
- IP Address
- Subnet
- Routing
- VPN
3. Belajar
membuat website
Seorang ahli keamanan web harus tahu
bagaimana website dibuat.
Pelajari:
- HTML
- CSS
- JavaScript
- PHP atau Python
- MySQL/PostgreSQL
Kalau tahu cara membuat web, akan
lebih mudah memahami cara mengamankannya.
4.
Database
Minimal menguasai:
- SQL
- Query
- Index
- User Privilege
- Backup
- Encryption
5.
Sistem Operasi Linux
Fokus pada:
- User Permission
- chmod
- chown
- sudo
- service
- systemctl
- cron
- log
6.
Bahasa Pemrograman
Minimal kuasai salah satu:
- Python (sangat disarankan)
- JavaScript
- PHP
- Bash Script
Python sangat populer
untuk otomasi keamanan, analisis log, dan pembuatan alat bantu.
7.
Konsep Cyber Security
Pelajari:
- CIA Triad
- Confidentiality
- Integrity
- Availability
Kemudian:
- Authentication
- Authorization
- Session
- Cookie
- JWT
- MFA
- OAuth
8. Keamanan Website
Inilah inti Web Security.
Pelajari kerentanan yang sering
muncul, misalnya:
- SQL Injection
- Cross Site Scripting (XSS)
- Cross Site Request Forgery (CSRF)
- Broken Authentication
- Broken Access Control
- Security Misconfiguration
- File Upload Vulnerability
- Directory Traversal
- Server-Side Request Forgery (SSRF)
Daftar ini banyak mengacu pada panduan dari OWASP.
9. Kriptografi
Minimal mengerti:
- Hash
- Salt
- SHA-256
- AES
- RSA
- Digital Signature
- Certificate SSL/TLS
10. Server
Belajar:
- Apache
- Nginx
- Reverse Proxy
- HTTPS
- SSL Certificate
- Docker (dasar)
11. Cloud Security
Sekarang banyak aplikasi berjalan di
cloud.
Pelajari:
- AWS
- Azure
- Google Cloud
- IAM
- Storage Permission
12. Monitoring
Belajar:
- Log Analysis
- SIEM
- IDS
- IPS
Alat
yang umum dipelajari
Beberapa alat yang banyak digunakan
oleh profesional keamanan, terutama untuk pengujian pada sistem yang memang
diizinkan untuk diuji:
- Burp Suite
- Wireshark
- Nmap
- Nikto
- OWASP ZAP
- Metasploit Framework (digunakan di lingkungan yang
memiliki izin untuk pengujian keamanan)
Gunakan alat-alat tersebut hanya pada sistem milik sendiri
atau yang Anda memiliki izin untuk mengujinya.
Sertifikasi
Jika suatu saat ingin bekerja di
bidang ini, sertifikasi yang sering dijadikan acuan antara lain:
- CompTIA Security+
- CompTIA Network+
- Certified Ethical Hacker (CEH)
- eJPT
- OSCP (tingkat lanjut)
- CISSP (untuk profesional berpengalaman)
Jalur
belajar selama 6 bulan
1.
Bulan 1: Linux, Command Line, dan Jaringan.
2.
Bulan 2: HTML, CSS, JavaScript, dan HTTP.
3.
Bulan 3: PHP atau Python, serta SQL dan database.
4.
Bulan 4: Konsep keamanan web, autentikasi, dan kriptografi dasar.
5.
Bulan 5: Praktik mengamankan aplikasi web yang Anda buat sendiri
dan mempelajari kerentanan umum.
6.
Bulan 6: Belajar menggunakan alat analisis keamanan pada lingkungan
latihan yang legal, lalu mulai mengikuti tantangan di platform latihan
keamanan.
Saran
khusus untuk Anda
Fokus terlebih dahulu pada:
1.
HTML dan DOM.
2.
JavaScript.
3.
HTTP/HTTPS.
4.
SQL.
5.
Python.
6.
Linux.
7.
OWASP Top 10.
8.
Audit keamanan pada proyek web yang
Anda buat sendiri.
Pendekatan ini akan membantu Anda membangun aplikasi web yang lebih aman
sekaligus memahami cara mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan keamanan
tanpa harus mempelajari teknik yang berisiko atau melanggar etika.
Terakhir: masuk ke group Hacker
Catatan:
Buat
alokasi waktu belajarnya, mulai dari yang paling sederhana yang belum
diketahui.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar